Rumus Perhitungan IMT (Indeks Massa Tubuh) dan Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Rumus Perhitungan IMT (Indeks Massa Tubuh) dan Cara Menghitung Berat Badan Ideal


Rumus Perhitungan IMT (Indeks Massa Tubuh) dan Cara Menghitung Berat Badan Ideal
(Rumus IMT)

Obesitas dan Kelebihan Berat Badan adalah suatu hal yang perlu dihindari demi kesehatan tubuh kita. Banyak penyebab dan hal yang diakibatkan dari Obesitas dan Kelebihan Berat Badan. Misalnya dapat menyebabkan Stroke dan lain sebainya. Untuk itu kita perlu menghitung jumlah berat badan ideal kita agar dapat mengatasi jika Obesitas dan juga Kelebihan Berat Badan menyapa kita.

Baca Juga


Untuk mengetahui jumlah Berat badan sehat dapat dilakukan dengan memakai metode penghitungan IMT, yaitu indeks massa tubuh. 

Rumus Perhitungan IMT tersebut adalah sebagai berikut:


* Jumlah Kilogram Berat Tubuh : Tinggi Tubuh (m²). 

Pada Seseorang dapat dikategorikan mengalami obesitas apabila setelah dilakukan perhitungan IMT mendapati angka 30-39,9. Bahkan dapat dianggap memiliki obesitas yang ekstrem apabila BMI di atas 40.


Untuk lebih detail lagi, seperti ini:

Indeks Masa Tubuh (IMT) tersebut digunakan untuk dapat menentukan Seseorang memiliki badan Gemuk atau Obesitas.
Seperti ini Pembagian Indeks Massa Tubuh pada Manusia:
1. <18,5 = kategori kurus, kurang berat badan.
2. 18,5 - <25 = kategori normal.
3. 25 - <30 = kategori Gemuk atau berat badan yang berlebih.
4. >30 = kategori Obesitas.
4.A. Obesitas kelas 1: Perhitungan IMT 30 - <35
4.B. Obesitas kelas 2: Perhitungan IMT 35 - <40
4.C. Obesitas kelas 3: Perhitungan IMT di atas 40

Dengan melakukan Cara dan Rumus Perhitungan IMT atau Indeks Massa Tubuh seperti tersebut di atas, semoga dapat dengan mudah meneliti keadaan tubuh sendiri sebelum melakukan analisa lebih detail dengan berkonsultasi dengan dokter ahli di bidangnya dan menjadi salah satu cara menghindari Obesitas dan juga Menghindari Kelebihan Berat Badan pada tubuh Kita. Dan sebaiknya Segera konsultasikan masalah kesehatan dengan dokter ahli dan profesional di bidangnya agar tidak salah dalam bertindak.



Semoga Bermanfaat

Silahkan Kritikan dan saran jika terdapat kesalahan dalam penulisan teori dan fakta yang ada. Media ini adalah sarana informasi, tidak menggantikan teori dan fakta dari para Ahli di bidangnya, Sebaiknya segera konsultasikan masalah kesehatan dengan dokter ahli agar mendapatkan pengetahuan dan penanganan lebih lanjut tentang gejala kesehatan yang dirasakan.



Sumber Referensi Bacaan:
alodokter. com/obesitas
hellosehat. com/hidup-sehat/kebugaran/apa-bedanya-gemuk-dan-obesitas/

Popular Posts